Home KE-NW-AN NAHDLATAIN: SEPASANG YANG SELALU SETIA DAN SEDIA SEPANJANG ZAMAN. (INSPIRASI UNTUK NAHDIYYIN...

NAHDLATAIN: SEPASANG YANG SELALU SETIA DAN SEDIA SEPANJANG ZAMAN. (INSPIRASI UNTUK NAHDIYYIN – MUSLIMIN SETIA, NAHDHIYYAT (MUSLIMAT) SEDIA).

9
0

Izinkan al-Faqier mengurai sejarah dan nilai Inspiratif dalam lagu kesyahduan hati, jiwa ragawi yang tertuang dalam syair lagu NAHDLATAIN (نهضتين) guna memperkuat memori kolektif warga NAHDLATUL WATHAN untuk tetap mengenang NWDI Setia dan NBDI sedia sepanjang zaman. Tak ada motivasi selain untuk mengenang kenangan indah NWDI -NBDI untuk generasi NW kini dan nanti.
Inilah senandung lagu NAHDLATHAIN itu:
Ayo ‘ kita bersenandung lagu ini dalam penuh kesyahduan dan kerinduan yang mendalam atas maha karya Maulanassyaikh TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Madjid AL-MASYHUR.
Nahdlatul Wathan setia
Nahdlatul Banat sedia
Ngurasang batur si’pidem
Nde’ne ngase leat kelem (2x)
Bangsaku pacu beguru
Kaumku Sasak bejulu
Bangsaku ndak te bemudi
Pete sangu jelo mudi (2x)
Ilmu agama begune
Doe bande nde’ ne gune
Nde’ne perlu bangsa-bangsa
Mun agama nde’ te rase (2x).
Mesti te syukur beribu
Ribu-ribu ribu ribu
Kemamang pone ara’ tao’te
Nuntut agamante (2x).
Dese Pancor nde’ kulupa’
Budi Bermi ngeno jua’
Tao’ku ngaji belajar
Bilang jelo atengku Sabar (2x)
Madrasahku-madrasahku
Jari inangku amangku
Madrasahku mudahan de
Selamat belo umurde (2x).
Terjemah versi bahasa Indonesia :
(Dapat dinyanyikan seperti lagu aslinya (terjemah Majlis Al-aufiya wal Uqola’NW)
N A H D L A T A I N
(NWDI & NBDI)
Nahdlatul Wathan Setia
Nahdlatul Banat Sedia
Bangunlah kawan terlelap
Tak Sadar Larut nan Gelap.(2x)
Bangsaku rajin berguru.
Sasakku terdepanlah maju.
Bangsaku janganlah mundur
Bekal untuk akhir umur. 2x
Ilmu agama berguna
Harta benda tiada guna
Tak perlu lah bangsa-bangsa
Kalau agama tak merata.(2 x)
Mesti bersyukur beribu.
Ribu ribu, ribu, ribu.
Untung ada tempat kita
Untuk menuntut agama. (2x)
Desa Pancor tak Kulupa
Budi Bermi sama juga
Tempatku ngaji belajar
Tiap hari hatiku Sabar. (2x).
Madrasahku madrasahku
Jari ibuku bapakku
Madrasahku mudahan kau
Selamat panjang umurmu.(2x)
PROLOG:
Lagu Nahdlatain ini adalah lagu yang sangat poluler di kalangan Santri Nahdlatul Wathan. Lagu ini merupakan karya Maulanassyaikh dengan versi bahasa Sasak agar masyarakat Lombok yang berbahasa Sasak dapat langsung memahami kandungan makna yang ingin diketahui oleh masyarakat secara luas. Kecermatan Maulanassyaikh menggunakan Bahasa Sasak sebagai bahasa lagu memberikan dampak yang sangat signifikan terhapap pola tindak pola tutur.
A. HISTORISITAS LAGU NAHDLATAIN
Lagu karya Maulanassyaikh ini telah disusun setelah NWDI dan NBDI lahir seiring dengan disusunkan doa shalawat Nahdlatain oleh Maulanassyaikh.
Dari sini dapat dilacak bahwa lagu Nahdlatain ini ditulis kisaran tahun 1948-an mengingat Shalawat Nahdlatain disusun oleh Maulanassyaikh saat menjadi Amirul Haj (Pimpinan Jamaah Haji) atas nama Delegasi Sunda Kecil pada tahun 1947 M.
B. Makna Filosofis lagu Nahdlatain.
Lagu ini diawali dengan Dua Penggalan kalimat pembuka yang menunjukkan arti lembaga:
Nahdlatul Wathan & Nahdlatul Banat.
Di ujung kalimat NW dengan NB itu ada kata yang sangat filosofis sekaligus sufistik.
Nahdlatul Wathan Setia.
Nahdlatul Banat Sedia.
Dua entitas ini menggelorakan dua karakter kemuliaan.
Karakter KESETIAAN.
Karakter KESEDIAAN.
Dua lembaga terdepan dan tersohor ini memberikan informasi kepada khalayak ummat untuk selalu berada pada posisi kesetiaan: kesetiaan pada agama, nusa dan bangsa.
Kesetiaan dalam berjuang bersama membela agama Nusa dan bangsa melalui anak kandung sepasang induk keberkahan ini, NWDI sang laki setia. NBDI sang perempuan sedia.
Sungguh multimakna apa yang dikarya oleh Maulana Syaikh ini. Menyebut NWDI -NBDI bisa bermakna
من ذكر الحال وإرادة المحل أو من ذكر المحل وإرادة الحال.
Menyebut tempat tapi bisa jadi maksudnya adalah orang yang tinggal di tempat itu. Atau menyebut situasi dan kondisinya namun terkandung maksud pelaku atau orang yang berada dalam kondisi itu.
Atau bisa jadi lafazhnya menunjukkan arti yang mengarah kepada sesuatu yang sudah jelas.
اللفظ ناطقة بكذا اى دلت.
NWDI SETIA-NBDI SEDIA menunjukkan makna yang saling berinteraksi dan bersatu raga dalam kesetiaan dan kesediaan.
Kesetiaan tanpa tapal batas,
Kesediaan dalam loyalitas
yang selalu pas dan pantas.
Terpatri dalam Istiqomah, Yakin dan Ikhlas.
(ditukar biar sesuai sajaknya)
NWDI: SETIA MENGAYOMI NBDI
NBDI SEDIA MEMBANGKITKAN ANAK NEGERI
NBDI membangunkan raqawi yang terlelap mimpi.
NBDI menghadirkan putra-putri anak negeri.
Yang diayomi dan dilindungi oleh sang NWDI yang Setia, tanpa “selingkuh” atau setia yang tak kenal lelah dan tak kenal “pisah” dalam ragawi dan rohani.
SUNGGUH! Duhai Benihan Nahdlatul Wathan?
Lagu ini menggambarkan dua sosok lokomotif perjuangan yang dirintis oleh Maulanassyaikh: yaitu Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyyah (NWDI) madrasah pertama di NTB dalam bentuk klasikal dan madrasah untuk kaum laki-laki. Sedangkan Nahdlatul Banat Diniyyah Islamiyyah adalah lembaga pendidikan pertama dengan sistem klasikal dan diperuntukkan bagi kaum perempuan.
Nahdlathain: adalah Laki-laki dan Perempuan sebagai lambang simbolistis kesetaraan dan kesamaan derajat kemuliaan bagi kaum laki dan perempuan.
C. NILAI KEISLAMAN DALAM LAGU NAHDLATAIN.
Ilmu Agama menjadi penekanan untuk diraih oleh para santri NWDI dan NBDI.
Makanya Maulanassyaikh menegaskan Ilmu agama berguna harta benda tak ada gunanya begitu juga strata sosial tak penting jika ilmu agama tidak dimiliki oleh masyarakat warga negara dan ummat manusia. Dimensi lain dari makna keislaman lagu ini adalah refleksi kesyukuran kepada Allah beribu ribu ribu syukur. Syukur tak terhingga dan tak terbatas kepada Allah atas adanya lembaga pendidikan pertama untuk ikut serta membina keutuhan bangsa melalui pendidikan. Maulanassyaikh mengungkapkan ungkapan bersyukur beribu ribu.الف الف الف الف شكر menunjukkan penguatan (taukid) akan pentingnya membalas kebaikan orang lain dengan cara bersyukur atas kesuksesan diri dan kesuksesan bersama. NWDI NBDI wajib disyukuri eksistensinya karena lahir menjadi spirit perjuangan kebangsaan melawan penjajahan Belanda dan Jepang. Bisa dibayangkan jika NWDI-NBDI tak lahir dan tak muncul di permukaan Lombok ini. Tak akan seperti ini rasa keberislaman kita, rasa kebangsaan dan rasa keummatan dengan baik dan harmonis. Pantaslah kita bersyukur beribu ribu. Enggih?
D. NILAI KEBANGSAAN DALAM LAGU NAHDLATAIN.
Bangsaku endakte bemudi
Bangsaku janganlah Mundur.
Itulah ungkapan kebangsaan Maulanassyaikh terhadap kemajuan bangsa dan negara. Maulanassyaikh sang motivator ulung telah membangkitkan semangat juang, semangat meraih keberhasilan masa depan, kesuksesan di akhir nanti. Maulanassyaikh menerangkan bahwa Bangsa yang maju dan bangsa yang besar harus diawali dengan pendidikan yang berkualitas dan berintegritas. Bangsa yang modern tidak terlepas dari kontribusi pendidikan yang adaptif dengan realitas zaman. Maulanassyaikh sangat peka dengan kondisi masyarakat Indonesia sehingga harus dibangun melalui pendidikan yang berkontinuitas.
E. NILAI KEUMMATAN DALAM LAGU NAHDLATAIN.
Ada empat nilai keummatan dalam lagu ini:
Pertama: Dese Pancor endekku lupa’.
Dese Pancor adalah desa bersejarah karena di wilayah Pancorlah NWDI-NBDI lahir dan berkembang.Ini hakikat sejarah yang tak ternafikan. Penyebutan nama tempat menandakan pentingnya mengenang sejarah mengenang sekaligus mempertahankan sejarah yang susah payah dibentuk dibangun oleh Maulanassyaikh sejak dulu. Semestinya artepak, bangunan dan dokumen asli NWDI-NBDI harus terus dirawat, dijaga, dipelihara agar dapat dikenang sepanjang masa oleh generasi setelah kita nanti. KENANGAN NWD-NBDI nyaris tak terlihat aslinya karena sudah direnovasi atas nama demi aksesoris kemegahan dan estetika. Desa Pancor tak akan dilupakan bagi setiap orang yang mengerti hakikat perjuangan Maulanassyaikh sedari dulu, kini, dan nanti. Suatu saat nanti akan meniti jalan kesamaan membela Nahdhaty.
(Kini ada yang meninggalkan Bermi bukan berarti melupakan- namun terus merindukan”- Semua sebab musabab tercatat dalam sejarah dinamika ke-NW-an”). Terukir dalam memori ke-NW-an. Baik itu hitam maupun putih, terang maupun gelap akan menjadi tutur lisan yang tak pernah berhenti terngiang dan terkenang meski saling memaafkan dan berusaha melupakan.
إنما المرأ حديث بعده فكن حديثا حسنا لمن وعى
Terlepas nantinya dapat dikenang oleh Generasi Ormas NW ataupun Generasi Ormas NWDI yang tetap kokoh pada akar sejarah yang murni karya KYAI HAMZANWADI.
Kedua: Budi Bermi ngeno jua.
Jasa Bermi, ungkapan Maulanassyaikh akan penting mengenang BERMI tempat tanah kelahiran Maulanassyaikh dan juga tempat dibangunnya madrasah NWDI NBDI. Bermi dengan berbagai akronim yang bisa ditautkan dengannya.
BERMI= Berjuang membela Islam.
BERMI= Bersama Hamzanwadi.
BERMI=Berjuang bersama Ummi.
BERMI=Berani Mati.
BERMI= Berdedikasi dan Mengabdi.
Inilah ungkapan Maulanassyaikh yang senada dengan lagu di atas.
هيا بنا للبرمي نهضة الوطن فينا
Ketiga: Madrasahku-Madrasahku
Ungkapan optimisme untukmu NWDI-NBDI
Ungkapan keberhasilan untukmu NWDI-NBDI
Ungkapan kehormatan bagi siapa saja yang mengabdi di NWDI-NBDI
Keempat: Selamat Belo Umurde.
Ungkapan Doa Pengharapan akan kejayaan NWDI dan NWDI/ Kejayaan Dunia dan Kejayaan Akhirat.
Ungkapan penghormatan mulia dari Sang Maulana bahwa NWDI-NBDI Belo Umurde. bukan bahasa biasa yang tertutur oleh masyarakat Pancor. Belo Umur Me’ (laki-laki), Belo Umur Bii (perempuan). Maulanassyaikh menggunakan De sebagai penghormatan terhadap kebesaran jasa NWDI-NBDI terhadap Anak Negeri.
EPILOG:
NWDI: LAKI-LAKI BERTANGGUNG JAWAB UNTUK DIRI, KELUARGA DAN BANGSA.
NBDI: PEREMPUAN BERTANGGUNG JAWAB ATAS DIRI,KELUARGA, DAN BANGSA.
NWDI: LEMBAGA PENDIDIKAN FORMAL UNTUK KAUM LAKI-LAKI.
NBDI: LEMBAGA PENDIDIKAN UNTUK KAUM PEREMPUAN
NWDI-NBDI: LAHIR di BERMI DESE PANCOR.
NWDI: INSPIRATOR KEMERDEKAAN.
NBDI: MOTIVATOR KESUKSESAN.
NWDI-NBDI: DWI TUNGGAL PANTANG TANGGAL.
NWDI-NBDI: INSPIRASI UNTUK KEMAJUAN PUTRA-PUTRI ANAK NEGERI.
NWDI-NBDI:MADRASAH KEBERKAHAN TAK TERTANDINGI.
NWDI: TONGGAK SEJARAH KEBANGKITAN KAUM LAKI SASAK – INDONESIA.
NBDI: TONGGAK SEJARAH KEBANGKITAN EMANSIPASI PEREMPUAN SASAK-INDONESIA.
NWDI-NBDI: PASANGAN YANG MELAHIRKAN NW SEBAGAI ORGANISASI.
(Daku tuturkan sejarah ini, untuk kalangan keluarga kecilku: senine, anak, Inak, amaqku, semeton jaringku yang se-NASAB maupun yang se-SABAB untuk terus mewarisi Nahdlatul Wathan di mana saja berada). Afwan jika ada yang kurang berkenan.
(Edisi: Ahad 6 Ramadhan 1442 H- 18 April 2021 M- Gubuk Jempong-Mataram- Abi El-roziqiena)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here