Home Dirumah aja TIGA TINGKATAN HAMBA ALLAH SWT DALAM DIMENSI RAJA’ DAN KHAUF: NASIHAT AL-IMAM...

TIGA TINGKATAN HAMBA ALLAH SWT DALAM DIMENSI RAJA’ DAN KHAUF: NASIHAT AL-IMAM ALLAMAH ALHABIB ABDULLAH BIN ALAWY AL-HADDAD AL-HADHRAMY ASSYAFIIY RA.

40
0


(واعلم ) أن الناس ثلاثة:
عبد قد أناب إلى ربه وأطمأنت نفسه به وانقشعت ظلمات شهوته بأشراق أنوار قربه فلم تبق له لذة إلا فى مناجاته ولا راحة إلا فى معاملته فصار رجائه شوقا ومحبة وخوفه تعظيما وهيبة.
وعبد لا يأمن على نفسه من النقاعد من المأمورات والركون إلى المحظورات والذى ينبغى لهذا العبد استواء الخوف والرجاء حتى يكون كجناحى الطائر وقال عليه السلام لو وزن خوف المؤمن ورجائه باعتدال وهذا حال أكثر المؤمنين.
وعبد قد غلب عليه التخليط واستولى عليه التفريط فاللائق به غلبة الخوف عليه لينزجر عن المعاصى إلا عند الموت فينبغى أن يكون رجائه غالبا على خوفه وقد قال عليه الصلاة والسلام لا يموت احدكم إلا وهو حسن الظن بالله.
Ketahuilah!
Sesungguhnya manusia itu ada tiga golongan:
Pertama: Hamba yang Taubah kepada Allah swt Hatinya tenang. Terpadamkan gelapnya syahwat dirinya karena cahaya kedekatannya kepada Allah SWT. Tak tersisa kelezatannya melainkan kelezatannya bermunajatnya kepada Allah SWT. Tak ada kesenangan kecuali dia selalu berinteraksi dengan Allah SWT. Maka jadilah penggarapannya/ roja’nya semata-mata rindu kepada Allah SWT sementara khaufnya/takut nya kepada Allah SWT semata-mata karena penghormatan mulia.
Kedua: Hamba yang tak ada aman dalam dirinya dari kemalasan menjalankan apa yang diperintahkan. Tak aman dari kenderungannya kepada hal yang dilarang. Hal yang paling pas bagi hamba kategori ini, adalah keseimbangan antara KHAUF dan Raja’ Agar seperti dua sayap burung. Nabi tegaskan sekiranya ditimbang takutnya mukmin dan Pengharapan nya niscaya akan berimbang. Dan inilah kebanyakan kondisi orang beriman.
Ketiga: Hamba yang terkalahkan oleh hegemoni campur baur, dan dikuasi oleh keteledoran dan berlebih-lebihan. Yang pantas bagi orang semacam ini adalah harus dikalahkan oleh rasa takutnya agar terjaga dari dosa kecuali saat menghadapi sakratul maut, harus roja’nya dapat mengalahkan rasa takutnya. Sebab nabi Muhammad Saw bersabda: tak kan mati seseorang diantara kalian kecuali dia berbaik sangka kepada Allah SWT.
Semoga kita menjadi hamba yang golongan pertama. Amin.
(Ramadhan Mubarak, 23 April 2021-11 Ramadhan 1442 H.)
Dinukil dari kitab Risalah al-muaawanah, karya Alhabib Abdullah bin ALAWY alHadhramy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here